Showing posts with label Serba Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Serba Olahraga. Show all posts

Data 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia

1. Paul Gascoigne 

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Saat berlangsungnya Euro 1996 di Inggris, wartawan sempat memergoki Gascoigne pesta miras bersama Teddy Sheringham. Nah, ketika Gazza-sapaan akrab Gascoigne berhasil mencetak gol ke gawang Skotlandia, dia dan Sheringham melakukan selebrasi bak seorang pemabuk. 

2. Eric Cantona
 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Publik tak akan pernah melupakan gol brilian Eric Cantona ke gawang Sunderland pada musim 1996-1997 lalu. Setelah melewati tiga pemain belakang, dia langsung men-chip bola masuk ke mulut gawang. Begitu bola menembus gawang, Cantona hanya diam terpaku.
 
3. Marco Tardelli

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Mencetak gol di ajang Piala Dunia merupakan kebanggaan bagi seorang pemain. Ini juga dirasakan Marco Tardelli di ajang Piala Dunia 1982 silam. Selebrasi yang dilakukan Tardelli cukup unik. Begitu mencetak gol, dia langsung berlari dan meneriakkan namanya sendiri. Temukan informasi unik lainnya hanya di : Klik> Kumpulan 7 Informasi Unik Dan Menarik

4. Stuart Pearce

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Publik tak akan pernah melupakan ekspresi kepedihan Stuart Pearce, ketika dia gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo dalam drama adu penalti di Piala Dunia 1990. Tapi, gaya uniknya ketika dia mencetak gol ke gawang Spanyol di perempat final Euro 1996, juga menjadi memori yang sulit untuk terhapus. Begitu tendangannya menembus gawang Spanyol, dia langsung berlari dan membusungkan dada ke arah suporter Inggris.

5. Temuri Ketsbaia

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Nama Temuri Ketsbaia memang kurang familiar di telinga publik. Tapi, gaya selebrasi mantan bomber Newcastle United ini tergolong unik. Ketika dia mencetak gol ke gawang Bolton Wanderers pada 1999 lalu, dia langsung melepas kostum dan berlari ke arah papan iklan.

6. Peter Crouch

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Postur tubuhnya yang kurus dan jangkung kerap menjadi bahan tertawaan suporter. Tapi, Peter Crouch tak pernah minder. Dia membalas ejekan itu dengan cara yang elegan. Dimana, setelah berhasil mencetak gol, dia melakukan tarian robot. Itu dilakukan ketika Inggris menggelar uji coba lawan Hungaria dan Jamaika. 7 Si Hacker Legendaris Dunia

7. Jurgen Klinsmann

 7 Selebrasi Unik Pesepak Bola Dunia.serbatujuh.blogspot.com

Jurgen Klinsmann punya reputasi buruk ketika masih menjadi pemain. Dia dikenal jago diving. Itu pula yang membuat fans bola Inggris kurang respek ketika Klinsmann memutuskan bergabung dengan Tottenham Hotspur. Nah, ketika Klinsmann mencetak gol lewat sundulan ke gawang Sheffield Wednesday, dia langsung berlari ke arah pendukung Spurs dan pura-pura terjatuh untuk menggambarkan kebiasaan divingnya.

Data 7 Stadion Termegah Di Dunia

Di bawah ini kami berikan daftar 7 stadion termahal di dunia. Daftar di bawah ini dibuat berdasarkan banyaknya dana yang digunakan untuk biaya pembangunan stadion tersebut secara keseluruhan. Dan saya tegaskan, Stadion yang ada di daftar ini bukan hanya stadion sepak bola, melainkan ada juga stadion tenis, rugby dan lain-lain.

1. Wembley Stadium / London, England / $1.5 billion


2. Olympic Stadium / Montreal, Canada / $1.4 billion



3. Madison Square Garden / New York, USA / $1.1 billion


4. Stade de France / Paris, France / $974 million


5. Rogers Centre / Toronto, Canada / $930 million


6. The Emirates Stadium / London, England / $770 million


7. Soldier Field / Chicago, USA / $714 million

Data 7 Pelatih Sepak Bola Yang Kaya Raya

1. Fellipe Scolari ( 16.6 juta euro per tahun)

 
Lahir 9 November 1948 di Passo Fundo, Rio Grande do Sul. Big Phil (julukannya) mulai menanjak karirnya semenjak berhasil membawa Ronaldo cs mengangkat trofi Piala Dunia 2002.

2. Jose Mourinho ( 11 juta euro per tahun)


Lahir 26 January 1963, Maurinho terkenal dengan gayanya yang necis dan eksentrik yang kerap memancing kontroversi di media pers. Sebagai seorang pelatih muda Maurinho memang sudah kesohor akan kemampuannya dalam kejeniusannya menganalisa taktik permainan. Mulai muncul di permukaan saat meraih Liga champion 2004 bersama FC Porto dengan menaklukan AS Monaco 3-0 di final. Alhasil ia pun direkrut chelsea yang kala itu sedang dalam proses membangun emperium eropa bersama Abrahamovic-nya.

3.  Fabio Capello ( 11 juta euro per tahun)

   
Seorang manajer berkebangsaan Italia. Merupakan contoh pelatih bertangan dingin yang lebih mementingkan hasil ketimbang permainan. Ia sempat merasakan masa keemasan bersama AC Milan di periode 90-an dengan trio Belandanya.

4. Sir Alex Ferguson (7 juta euro per tahun)

   
Lahir 31 Desember 1941 di Glasgow, Skotlandia. Salah satu manager terbaik sepanjang masa. Merupakan tokoh penting dibalik berdirinya emperium raksasa Eropa, Manchester United

5. Roberto Mancini (6 juta euro per tahun)

   
Lahir 27 ovember 1964 Ancona, Italia. Merupakan manager muda yang dianggap potensial. Sangat menyukai tipikal formasi menyerang. Namanya muncul di permukaan ketika menjadi asisten pelatih dari Sven Gorran Erricson saat di lazio.

6. Carlo Ancelotti (6 juta euro per tahun)



Lahir 10 Juni 1959 di Reggiolo Italia. Puncak karir kepelatihaanya ketika berhasil meraih berbagai piala bersama raksasa Italia, AC Milan. Ia pun tercatat sebagai salah satu orang yang berhasil meraih Liga Champions baik sebagai pemain ataupun pelatih. Ancelotti saat ini melatih klub Inggris, Chelsea.

7. Manuel Pellegrini ( 5.5 juta euro per tahun)

   
Lahir 16 September, 1953 di Chile. Karir kepelatihaannya banyak dihabiskan dengan mengangani sejumlah klub-klub di Amerika Latin. Namanya mulai naik daun saat berhasil menggenjot Villareal menjadi kuda hitam baik di kompetisi Eropa maupaun liga Spanyol hingga akhirnya kini ia direkrut oleh Real Madrid. Namun, karena dianggap gagal, ia pun dipecat klub raksasa itu.
 
Wah Keren Banget Gan, Uangnya Pada diBuat Membeli Apa Tuh..heeeeeee

Data 7 Pemain Basket NBA Terpendek


Berikut informasi menarik tentang 7 Pemain Basket NBA Terpendek

1. Terrell Brandon (179 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Terrel Brandion adalah pemain Cleveland cavaliers di era tahun 90 an, walaupun tingginya tak samapi 180 cm, tapi ia tetap bisa terpilih sebagai pemain All Star di tahun 1996 dan 1997. Ia bahkan mendapatkan predikat The best poin Guard di tahun 1997.

2. Damon “Mighty Mouse” Stoudamire (178 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Ia adalah pemain legendaris Toronto Raptors, ia memulai karirnya di tahun 1995 dan langsung mendapat anugrah NBA Rockie of the Year di tahun 1996. penampilanya yang gemilang dengan mencetak rata-rata 19 poin per game membuatnya menjadi salah satu pemain mini terhandal.

3. Avery “Little General” Johnson (178 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Dia adalah pemain Denver Nuggets, Houston Rockets, Golden State Warriors, dan Dallas Mavericks. Ia paling dikenal untuk musimnya dengan San Antonio Spurs. Ia dikenal atas bantuannya dalam memenangkan NBA Championship 1999 melawan New York Knicks setelah mencetak tembakan terakhir di Game 5.

4. Michael Adams (178 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Di kelas Rockie Sacramento King, ia hanya dapat mencetak rata-rata 2,2 poin per game, tapi begitu terjun ke NBA pro di Denver Nuggets, ia berhasil mencetak rata-rata 26,5 poin dan 10,5 assist per game.

5. Calvin Murphy (176 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Calvin Murphy adalah seorang penjaga untuk Houston Rockets selama 1970-1983. Meskipun dengan tinggi badannya yang hanya 176 cm, ia berhasil mencetak 1.022 poin sepanjang 17.949 selama kariernya. Pada tahun 1971 ia bagian dari NBA All-Rookie Team, dan pada tahun 1979 ia berada di NBA All-Star Team.

6. Nate Robinson (176 cm)

 7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Nate Robinson bermain untuk New York Knicks. Dia bermain di NBA Draft 2005 21. Phoenix Suns mengangkatnya tapi dia setelah dijual ke New York Knicks. Selama 2006 All-Star Weekend, Robinson memenangkan Sprite Rising Stars Slam Dunk Contest. Yang terbaik adalah ketika ia dunk melompati Spud Webb dan mendapat nilai sempurna 50.

7. Wataru “Kilo Wat” Misaka (171 cm)

7 Pemain Basket NBA Terpendek.serbatujuh

Wataru Misaka adalah salah satu dari sedikit pemain terkenal NBA Asia. Meskipun ia sekarang sudah pensiun, ia juga dikenal sebagai pemain Asia pertama dan sebagai pemain non-Kaukasia pertama yang menjadi bagian dari NBA Wataru memiliki karir yang sangat singkat (1947-1948), dan ia hanya mampu bermain 3 game sebelum dipotong dari tim.
source : http://hermawayne.blogspot.com 

Data 7 Kecelakaan Tragis Di Dunia Balap Mobil

Berikut informasi menarik tentang 7 Kecelakaan Tragis Di Dunia Balap Mobil 


1. Scott Kalitta
NHRA 


Scott Kalitta adalah Juara dua kali Fuel drag racing , dan pembalap pertama yang memenangkan 2 kategori yaitu Top Fuel dan Funny Car divisions. Dia adalah salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah balap drag Amerika.

Selama acara di Oldbridge Township Raceway Park di Englishtown, New Jersey, Scott dalam perlombaan kualifikasi ketika menjelang akhir balapan mesin meledak menjadi api yang berkobar-kobar.

parasut gagal untuk dibuka dan mobil berbelok melalui jebakan pasir sebelum menabrak dinding beton dengan kecepatan 483 km/jam.Dalam reaksi terhadap kematian Scott Kalitta's, NHRA menyingkat jarak perlombaan sampai 1000 kaki dan memperpanjang jarak jalur perlombaan dengan lokasi penonton dengan pasir yang juga diperdalam pada akhir trek.

Scott sebenarnya telah memenuhi syarat untuk lomba keesokan harinya, dan lawannya melajukan mobilnya dengan perlahan-lahan di jalur trek untuk penghormatan khidmat kepada pesaingnya yang telah almarhum.

2. Bruce McLaren
Formula One



Meskipun ia tidak pernah memenangkan Formula Satu, Pembalap dari Selandia Baru ini adalah sopir menakjubkan.Dalam 100 even di karirnya, McLaren menang empat kali dan selesai di podium sebanyak 27 kali, dan ia menjadi juara kedua dalam klasemen pada tahun 1960.

Ia mendirikan Bruce McLaren Motor Racing Ltd pada tahun 1963, tim yang masih ada hingga sekarang sebagai Tim McLaren.Pada tahun 1966, McLaren dan co-pilot Chris Amon memenangkan 24 Hours at Le Mans event, dan pada tahun 1969 driver McLaren menyapu bersih seri Can-Am, memenangkan 11 dari 11 race.

McLaren meninggal pada tahun 1970, ketika Can-Am mobilnya jatuh di Goodwood Circuit di Inggris, selama pengujian berjalan untuk bentu baru pada mobilnya.

McLaren Racing akan terus menikmati keberhasilan yang luar biasa di sirkuit Formula Satu, tapi tanpa kecakapan inovatif pendiri arwahnya, tim ini kemungkinan tidak akan berkembang menjadi pusat kekuatan yang dominan sekarang ini.

3. Roland Ratzenberger
Formula Satu



Dibayangi oleh kematian Ayrton Senna pada hari berikutnya, Roland Ratzenberger meninggal di Imola, tahun 1994. Ratzenberger mendefinisikan istilah “up-and-comer”, pada tahun 1994, ia menandatangani kontrak lima balapan dengan upstart Simtek racing, dan selesai di Sirkuit TI di Jepang.

Ratzenberger tewas selama menjalankan kualifikasi di Imola.
Dia telah mengalami kerusakan mobil pada putaran sebelumnya dan berusaha untuk mengamankan posisi terakhir, ketika tekanan angin yang disebabkan oleh kecepatan yang tinggi merobek sayap mobil. Sayap meluncur di bawah mobil, yang gagal membuat sudut dan menabrak dinding pada kecepatan 313 km/jam.

pemakaman Ratzenberger dihadiri oleh Presiden Formula Satu Max Mosley, yang kemudian berkomentar bahwa "Roland telah dilupakan. Jadi aku pergi ke pemakaman karena orang lain telah pergi ke pemakaman Senna..” Saya pikir itu adalah hal penting bahwa orang datang ke pemakamannya. "

4. Joe Weatherly
NASCAR 



Joe Weatherly dikenal pada masanya sebagai "Pangeran Badut di Arena Balap" karena tiga alasan:
1. Dia pernah melaju di arena mengenakan pakaian Peter Pan.
2. Dia dikenal karena suka bergurau dengan sesama driver.
3. Dia seringl keluar rumah untuk berpesta hingga larut malam dengan Curtis Turner, teman seprofesinya juga teman dekatnya.

Meskipun reputasinya sebagai badut, Weatherly adalah seorang sopir sukses dan berhasil, memenangkan 25 kejuaraan berturut-turut selama dua belas tahun karirnya di NASCAR .
Weatherly, juara sang bertahan , terbunuh pada tahun 1964, di Riverside International Raceway selama lomba kelima musim itu.
Ia kemudian ditentukan bahwa, saat benturan dengan dinding pembatas, kepalanya keluar dari jendela sehingga pecah di tembok, membunuhnya seketika.

kematiannyaa mengarah pada pengembangan jaring jendela, yang sekarang telah umum digunakan di seri balap mobil di seluruh dunia. Dia adalah juara bertahan dalam sejarah NASCAR yang mati saat berlomba.
Sebagai lelucon akhir, Riverside Speedway telah terukir pada nisan nya.

5. Eddie Sachs
Indianapolis Racing



Ia adalah pelaku dari kalimat "Jika Anda tidak bisa menang, jadilah spektakuler", Eddie Sachs telah memenangkan banyak balapan di berbagai tahap Motorsports Amerika, dan berlomba di balap Indianapolis 500 beberapa kali.

Sachs adalah pembalap lain yang dijuluki "Pangeran Badut sirkuit," sebagaimana ia dikenal karena berlomba sambil mengalungkan lemon di lehernya (untuk alasan yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri).

Sachs tewas setelah tabrkan dengan Dave MacDonald pada putaran kedua tahun 1964 di Indianapolis 500. mobil MacDonald yang oleng bertabrkan dan meledak lalu terbakar. Sachs, berikut driver lain, berusaha untuk menghindari mobil MacDonald , tapi terlambat, mobilnya menabrak mobil MacDobald menyebabkan ikut meledak.

Sachs meninggal setelah kecelakaan itu meskipun iamenderita sedikit luka bakar.Kecelakaan, yang terlihat di seluruh dunia, mengakhiri penggunaan bensin di Indianapolis 500, dan kini mereka telah menggunakan metanol sejak tahun 1965.

6. Mark Donohue
Formula One/NASCAR



"Kapten Nice" Mark Donohue mungkin paling dikenal karena Can-Am Championship 1973, di mana ia memenangkan semua lomba kecuali satu balapan selama musim itu dan memperoleh julukan “The Can-Am Killer”..

Sebelumnya, Donohue telah memenangkan Indianapolis 500 (1972), menang di Riverside di NASCAR dan bersaing untuk Penske Racing Formula Satu. Donohue juga juara pertama dari seri IROC sekarang sudah tidak ada lagi, yang mengadu 2 pembalap terbesar di dunia terhadap satu sama lain pada istilah yang sama untuk melihat siapa yang akan menang.

Donohue meninggal karena pendarahan setelah kecelakaan di Austria, di mana, selama pengujian, kegagalan ban membuatnya meluncur ke pagar pembatas, di mana kepalanya menghantam papan reklame.

Donohue dikenal untuk karena berhasil pada setting mobil ke atas dirinya sendiri dan mendorong mereka untuk batas mutlak, dan tak lama sebelum kematiannya ia membuat rekor kecepatan darat di Talladega Superspeedway Alabama.

7. Gilles Villenueve
Formula One



Gilles Villenueve adalah kebanggaan olahraga motor Kanada. Karirnya dimulai di Quebec, di mana ia mulai balap mobil salju sebelum pindah ke Formula Atlantik.

Ia memenangkan Kejuaraan Formula Atlantik tahun 1976 di Amerika Serikat dan Kanada , dan kemudian ditawari bergabung dengan McLaren pada tahun 1977. Ia melaju pada tahun 1978 untuk Ferrari, dan selama karir singkat ia memenangkan enam balapan dan menemapti urutan kedua dalam seri kejuaraan .

Pada tahun 1982, Villenueve melalaju dalam kualifikasi untuk Grand Prix Belgia di Zolder ketika ia menabrak mobil lain yang lebih lambat, membuatnya terpental ke udara pada kecepatan diperkirakan antara 193 dan 225 km/jam. Mobil itu terbanting ke dalam trek sementara Villenueve setelah terpental keudara ditangkap pagar pembatas.

Ile Notre-Dame Montreal, sebuah sirkuit balap di Kanada, berubah nama menjadi Sirkuit Gilles Villenueve setelah kecelakaan itu, dan, bahkan hari ini, Giles tetap menjadi salah satu pembalap mobil yang paling populer dan mengagumkan dalam sejarah.
source : kaskus.us

Data 7 Laga Terbaik Mengenai Sepak Bola

Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer saat ini. Dibalik suatu pertandingan tersembunyi kesan-kesan mendalam.
Berikut informasi menarik tentang 7 Laga Terbaik Mengenai Sepak Bola


1) Brasil 4-2 Peru – Perempat-Final 1970
Estadio Jalisco di Guadalajara menjadi saksi pertemuan dua klub yang tampil mempesona selama Piala Dunia 1970. Pelatih Brasil, Mario Zagallo, berhadapan dengan bekas rekan setimnya, Didi, yang melatih Peru.
Brasil, yang akhirnya keluar sebagai juara, memainkan sepakbola menyerang sejak menit pembuka. Tendangan Pele menghantam tiang, sebelum Rivelino mencetak gol melalui tendangan kaki kiri. Tostao menaklukkan Luis Rubinos untuk menambah keunggulan Brasil. Satu lagi gol tercipta melalui Rivelino, tapi dianulir. Semuanya terjadi pada 20 menit pertama.
Peru tak menyerah. Mereka memiliki salah satu bek terbaik di Amerika Selatan saat itu, Hector Chumpitaz, dan gelandang trengginas Teofilo Cubillas. Alberto Gallardo berhasil mempertipis ketertinggalan Peru. Namun, Brasil mengembalikan keunggulan melalui Tostao, sebelum kembali dikejar Cubillas. Saat Peru mencoba mencari gol penyama kedudukan, Jairzinho menyelesaikan pertandingan dengan menciptakan gol keempat.

2) Portugal 5-3 Korea Utara – Perempat-Final 1966
Kekuatan Portugal saat itu mencerminkan kejayaan Benfica yang sedang merajai Eropa. Portugal mampu mengalahkan juara bertahan Brasil sebelum mencapai semi-final dan dikalahkan tuan rumah Inggris. Dua pemain bintang Portugal adalah Mario Coluna dan Eusebio, yang menjadi topskor turnamen dengan sembilan gol dan dianggap sebagai salah satu striker terbaik dunia.
Portugal memenangi seluruh tiga pertandingan grup dan mencetak total sembilan gol, termasuk menyisihkan Brasil. Pada babak delapan besar, Portugal tertinggal tiga gol dan berhasil membalas 5-3 — empat gol di antaranya dicetak Eusebio.
Korea Utara tampil sebagai tim kejutan turnamen. Mereka berhasil mencapai perempat-final berkat kemenangan bersejarah 1-0 atas Italia. Korea Utara kembali membuat kejutan dengan unggul tiga gol dalam 25 menit atas Portugal. Tapi mereka kurang pengalaman dan terus berupaya melancarkan serangan. Pada akhirnya, kepiawaian Eusebio memandu Portugal memenangkan pertandingan. Gol kelima Portugal dicetak Jose Augusto.
Kedua tim kembali bertemu di Piala Dunia kali ini.

3) Jerman Barat 3-3 Prancis – Semi-Final 1982
Tiga hari setelah partai Brasil-Italia yang penuh ketegangan, Spanyol ’82 juga menghadirkan partai klasik di babak semi-final. Kedua negara bertambah kuat seiring dengan berjalannya turnamen. Banyak pemain berkelas dunia yang tampil, seperti Michel Platini, Alain Giresse, Jean Tigana, Paul Breitner, Uli Stielike, dan Pierre Littbarski.
Littbarski membuka kedudukan, tapi disamakan penalti Platini. Pertandingan menghangat. Terjadilah salah satu kejadian paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia ketika kiper Jerman Barat Harald Schumacher merontokkan bek Prancis Patrick Battiston dalam suatu perebutan bola. Battiston terkapar tak sadarkan diri dengan dua giginya tanggal, sedangkan Schumacher lolos dari kartu merah — bahkan wasit tidak menilainya sebagai sebuah pelanggaran. Schumacher menjadi tokoh jahat di sisa Piala Dunia.



Pertandingan dilanjutkan hingga perpanjangan waktu. Prancis mampu mencetak dua gol melalui Marius Tresor dan Giresse. Sepertinya Les Bleus akan melaju ke final, tapi Jerman Barat menunjukkan ketangguhan mental dan berhasil membalikkan keadaan. Karl Heinz Rummenigge dan Klaus Fischer berhasil memaksa pertandingan diselesaikan melalui adu penalti.
Stielike gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor — dan sampai saat ini menjadi satu-satunya pemain Jerman (Barat) yang gagal di adu penalti. Namun, Schumacher mampu mematahkan eksekusi Didier Six dan Maxime Bossis untuk mengantarkan Jerman Barat ke babak puncak.

4) Jerman Barat 3-2 Inggris AET – Perempat-Final 1970
Piala Dunia 1970 dipenuhi partai-partai klasik dan tiga di antaranya masuk daftar ini. Salah satunya adalah laga perempat-final antara Jerman Barat dan Inggris di Leon, sekaligus ulangan final 1966.
Inggris masih diperkuat empat eksponen ’66 — Bobby Moore, Bobby Charlton, Martin Peters, dan Geoff Hurst — bermain baik pada sejam pertandingan. Mereka mampu unggul 2-0 melalui Alan Mullery dan Peters.



Tapi, seperti yang selalu terjadi dalam sejarah, jangan remehkan semangat Jerman. Franz Beckenbauer, Wolfgang Overath, dan Gerd Mueller adalah pemain andalan Helmut Schoen. Ketika Juergen Grabowski dimasukkan, arah pertandingan berbalik. Beckenbauer menghidupkan peluang Jerman Barat pada menit ke-68, sebelum Uwe Seeler menyamakan kedudukan melalui gol sundulan. Di babak perpanjangan waktu, Jerman Barat tak terhentikan. Mueller memastikan kemenangan Jerman Barat melalui gol jarak dekat pada menit ke-108.

5) Brasil 1-1 Prancis* – Perempat-Final 1986
Dalam taraf keterampilan bersepakbola, inilah Piala Dunia terbaik sepanjang masa. Prancis memiliki tim terhebat mereka yang beranggotakan Platini, Giresse, Tigana, dan Dominique Rocheteau yang sudah memasuki usia 30-an. Sementara itu, Socrates, Junior, dan Zico tampil untuk kali terakhir di Piala Dunia bersama Brasil.



Di bawah sengatan terik matahari, Brasil mampu unggul melalui Careca, tapi menyia-nyiakan serangkaian peluang menggandakan keunggulan. Prancis mampu menyamakan kedudukan melalui Platini. Kedua tim saling bertukar peluang untuk mencuri keunggulan. Publik stadion Guadalajara tak henti-hentinya menyorakkan nama Zico, yang duduk sebagai pemain cadangan. Tele Santana akhirnya goyah dan memasukkan Zico pada babak kedua. Brasil berhasil memperoleh hadiah penalti, tapi Zico gagal menaklukkan Joel Bats.
Pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Dua kapten tim, herannya, gagal menjalankan tugas. Socrates dan Platini. Prancis akhirnya sukses memetik kemenangan dan melaju ke babak empat besar.

6) Italia 4-3 Jerman Barat AET – Semi-Final 1970
Pertandingan ini terjadi pada 17 Juni 1970 dan dinobatkan sebagai “Pertandingan Abad Ini”. Saking bersejarahnya pertandingan ini, sebuah monumen dibangun di luar stadion Azteca, Mexico City, yang bertuliskan, “Stadion Azteca menyampaikan rasa hormat untuk tim Italia (4) dan Jerman (3), yang tampil di Piala Dunia 1970, ‘Pertandingan Abad Ini’.”
Sembilan puluh menit pertama pertandingan berlangsung dramatis, tapi tidak bisa dianggap sebagai “Pertandingan Abad Ini”. Italia unggul pada menit kedelapan melalui tendangan keras Roberto Boninsegna dan tampil bertahan. Jerman Barat terus menggedor. Bahkan Franz Beckenbauer tampil dengan tangan dibebat. Bek Karl-Heinz Schnellinger akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit terakhir pertandingan.
Pertandingan di babak perpanjangan waktu sungguh tak terduga. Lima gol tercipta dalam 30 menit. Mueller membawa Jerman Barat unggul, tapi Tarcisio Burgnich dan Gigi Riva membalikkan kedudukan. Pada menit ke-110, Mueller kembali menyamakan kedudukan. Dari kick-off yang tercipta, Italia kembali unggul melalui Gianni Rivera. Gol tersebut akhirnya menjadi penentu pertandingan yang berlangsung sangat mendebarkan itu.

7) Brasil 2-3 Italia – Babak Kedua Grup C 1982 
Brasil edisi 1982 dianggap sebagai tim terbaik yang gagal menjuarai Piala Dunia. Pasukan Tele Santana dilengkapi sederetan pemain hebat semacam Leandro, Junior, Socrates, Falcao, Eder, dan pemain terbaik dunia Zico. Sebelum laga melawan Italia, Brasil mengantungi 13 gol dalam empat pertandingan melalui sepakbola Samba mereka. Selecao menjelma jadi calon kuat juara dunia dan hanya butuh seri untuk lolos ke semi-final.
Italia sebaliknya, tampil buruk pada awal turnamen dengan hanya bermain imbang pada babak pertama grup. Setelah didera kritik media, mereka menerapkan puasa bicara. Tanda-tanda peningkatan muncul ketika mengalahkan Argentina 2-1, tapi tak ada yang berani menjagokan mereka mampu menaklukkan Brasil dan keluar sebagai juara.
Paolo Rossi, kembali dari hiatus dua tahun, muncul sebagai pahlawan kemenangan dengan mempersembahkan hat-trick untuk Italia.
Azzurri mampu unggul dua kali, tapi berhasil disamakan Brasil melalui Socrates dan Falcao. Saat pertandingan tersisa 16 menit, Rossi membukukan gol kemenangan memanfaatkan situasi tendangan penjuru.
Pertandingan ini menggambarkan segalanya peluang yang terbuang, aksi hingga akhir laga, penampilan individual dari Bruno Conti dan Falcao, kaus Zico yang robek karena ditarik Claudio Gentile, dianulirnya gol Italia yang seharusnya membuat mereka unggul 4-2, dan penyelamatan gemilang Dino Zoff dari peluang sundulan Oscar.
sumber: http://jelajahunik.blogspot.com

Data 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik

Berikut ini informasi menarik tentang 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik


1. Hugh McLenahan (1927)
Transfer: Freezer Plus Es Krim

serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Ketika Stockport mengadakan bazar (pasar murah) demi menambah penghasilan klub, Manchester United datang menawarkan sebuah freezer plus es krim. Kebetulan asisten manajer United saat itu adalah seorang pengusaha es krim. Dengan terpaksa, Stockport akhirnya menerima tawaran freezer beserta isinya itu untuk ditukar dengan Hugh McLenahan.


2. John Barnes (1981)
Transfer: Satu Set Baju Olah Raga

serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Eks winger andalan Inggris dan Liverpool ini masih berusia 17 tahun kala membela Sudbury Court. Skill Barnes membuat manajer Watford, Graham Taylor, terkesan. Akhirnya Barnes meninggalkan Sudbury menuju Watford dengan nilai transfer satu set baju olahraga. Lima tahun kemudian, Liverpool membeli Barnes seharga 900.000 Pound.


3. Tony Cascarino (1982)
Transfer: Satu Set Perangkat Latihan

serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Tony Cascarino adalah mantan pemain timnas Republik Irlandia. Saat dibeli oleh Gillingham dari Crokenhill, beredar rumor bahwa nilai transfernya hanya seharga satu potong besi seng. Cascarino membantah rumor itu, dan mengatakan bahwa Gillingham membayar dengan satu set perangkat latihan.


4. Gary Pallister (1984)
Transfer: Satu Set Baju Olah Raga, Satu Tas Bola, Dan Jaring Gawang

serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Sebelum menjadi bintang Manchester United, Pallister sempat mengalami proses transfer yang tidak lazim. Middlesbrough hanya membayar dengan satu set baju olah raga, satu tas bola dan jala gawang saat memboyongnya dari Gillingham. Lima tahun kemudian, Middlesbrough akhirnya untung besar karena Pallister dibeli MU dengan nilai transfer 2,3 juta Pound!


5. Ian Wright (1985)
Transfer: Satu Set Anak Timbangan

serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Ian Wright, salah satu legenda besar Arsenal, awalnya adalah seorang tukang plester. Bakatnya tercium setelah manajer Crystal Palace, Steve Coppell, menyaksikannya bermain di klub kecil Greenwich Borough. Palace pun segera merekrut Ian Wright, dan hanya menukarnya dengan satu set anak timbangan.


6. Ion Radu (1998)
Transfer: 2 Ton Daging




serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Satu lagi transfer aneh di Rumania, dan pelakunya juga masih klub Jiul Petrosani. Ion Radu dijual oleh Jiul Petrosani, demi dua ton daging sapi dan babi. Presiden klub Jiul Petrosani mengatakan bahwa daging itu akan dijual untuk membayar gaji pemain.


7. Kenneth Kristensen (2002)

Transfer: Udang Segar Seberat Badannya

 serba tujuh | 7 Transfer Pemain Bola Yang Unik
Kristensen ditransfer dari Vindbjart ke Floey (klub Norwegia) dengan bayaran udang segar. Lebih unik lagi, sesuai kesepakatan negosiasi kedua klub, udang segar tersebut harus punya berat yang sama dengan badan Kristensen.